Monday, December 24, 2012

Struktur Organisasi




Pengertian struktur organisasi :
           
Menurut Hatch (1997 : 161)
Struktur organisasi setidak tidaknya harus dibedakan ke dalam du aspek :struktur fisik dan struktur social . Namun sudah menjadi kebiasaan sehingga strukturorganisasi selalu merujuk pada struktur sosial. Struktur organisasi mengacu pada hubungan di antara elemen-elemen sosial yang meliputi orang, posisi, dan unit-unti organisasi dimana mereka berada.

Menurut robbins (1990 : 5)
Struktur organisasi mendefinisikan bagaimana tugas-tugas dialokasikan, siapa melapor  kepada siapa, serta mekanisme-mekanisme koordinasi formal dan pola-interaksi yang menyertainya.

Kompleksitas.
Kompleksitas struktur menggambarkan derajat diferensiasi dalam suatu organisasi, baik        diferensiasi horizontal, vertical, maupun spasial.

1.    Diferensiasi horizontal.
Diferensiasi horizontal melahirkan spesialisasi dan departementasi. Spesialisasi merujuk pada pengelompokan aktivitas tertentu yang dilakukan seorang individu dalam organisasi.
Bentuknya ada dua macam : spesialisasi fungsional dan spesialisasi sosial. Departementasi merujuk pada pengelompokan berdasarkan spesialisasi-spesialisai yang ada dalam sebuah  organisasi, baik spesialisasi fungsional maupun spesialisasi sosial.
2.    Diferensiasi vertical.
Diferensiasi vertical adalah gambaran dari lapisan-lapisan hierarki dalam organisasi.
Factor yang menentukan adalah rentang kendali (span of control). Rentang kendali menunjukkan  tentang berapa orang yang dikendalikan atau berada dibawah pengawasan supervisoratau manajer.
3.    Diferensiasi spasial.
               Diferensiasi spasial menggambarkan sejauh mana fasilitas dan personel organisasi                 tersebar secara geografis.

      Formalisasi.
                  Adalah menyangkut jumlah atau banyaknya aturan tertulis (written rules) dalam suatu      organisasi.
                  Formalisasi dalam organisasi dapat dilakukan dengan dua pola: (1) melalui aturan,            prosedur, dan sanksi-sanksi regulative yang disusun oleh pengelola organisasi, atau(2)   melalui rekrutmen terhadap tenaga-tenaga professional yang telah terdidik dengan nilai-           nilai, norma, dan pola perilaku sesuai profesi mereka.

      Sentralisasi.
                  Sentralisasi di definisikan sebagai sejauh mana otoritas formal untuk membuat pilihan-     pilihan bebas terkonsentrasi pada seseorang, sebuah unti, atau suatu level(biasanya      berposisi tinggi dalam organisasi), sedemikian rupa sehingga para pegawai (biasanya             berposisi rendah dalam organisasi) hanya di mungkinkan memberikan input yang           seminimal mungkin dalam pekerjaan.

      Karakteristik struktur organisasi di bedakan menjadi 3 :
     
        Organisasi Organik :
                  Ciri-ciri organisasi organic adalahkompleksitas yang rendah(diferensiasi secara vertical,   horizontal, dan spasial berusaha untuk dikurangi), formalisasi yang rendah(aturan,           prosedur, dan kebijakan-kebijakan yang diupayakan seminimal mungkin), dan          sentralisasi yang juga rendah(wewenang pengambilan keputusan  diusahakan di            delegasikan sebanyak mungkin kepada level bawah),
     
        Organisasi Mekanistik :
                  Organisasi mekanistik adalah kebalikan dari organisasi organic.

        Organisasi Birokratik :
                  Memiliki banyak kemiripan dengan organisasi mekanistik karena dimensi kompleksitas    dan formalisasinya sama-sama tinggi. Perbedaannya adalah pada tingkat sentralisasi


0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . artikel guide - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger